Komunitas Cloud Indonesia

Arsitektur Hyper-V

Penulis :   |   July 16, 2012

Pada pembahasan sebelumnya saya sudah menjelaskan Apa itu Hyper-V? Disini saya akan melanjutkan membahas tentang gambaran singkat mengenai Arsitektur Hyper-V.

Hyper-V membutuhkan prosesor yang mendukung teknologi virtualisasi, misalnya AMD-V atau Intel VT. Pada saat kita install Hyper-V role di Windows Server 2008 R2, maka semua komponen-komponen teknologi Hyper-V akan ter-install, termasuk remote management tools. Maka arsitektur akan berubah seperti dapat dilihat pada gambar dibawah ini:

Ada dua model virtualisasi server yang disediakan Microsoft, yaitu:

  • Microsoft Windows Server 2008 R2 with Hyper-Role: secara default belum terinstall, kita bisa install di bagian add role – Hyper-V
  • Microsoft Hyper-V Server : yang berjalan langsung di atas fisik (standalone)

Demikian sekilas pengenalan singkat tentang arsitektur Microsoft Hyper-V, semoga bermanfaat.

  1. ACCI – Asosiasi Cloud Computing Indonesia
  2. Lowongan .NET Developer
  3. Lowongan Android Developer
  4. Lowongan Java Developer
  5. Jakarta Cloud Computing Meetup 09.2016

Penulis :

Simon Pakpahan :: Caretaker at Microsoft User Group Medan, Founder/Editor at Teknonesia, and CloudIndonesia Medan Coordinator. Interest in Private Cloud Solution (Microsoft, IBM and VMware based), Public Cloud Solution (Microsoft based), Virtualization Solution (Hyper-V, VMware, and Citrix), and Networking (Cisco and Mikrotik).

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *