Komunitas Cloud Indonesia

Arsitektur openQRM

Penulis :   |   July 22, 2012

Di artikel sebelumnya telah di bahas tentang Apa itu openQRM untuk mengenal lebih dekat tentang openQRM. Sekarang ini  akan dibahas lebih dalam lagi tentang Arsitektur dari sistem openQRM, mari kita meyimak dengan seksama.

Sebelumnya akan dibahas terlebih dahulu tentang server fisik. Server fisik merupakan server yang utuh atau server yang hanya berdiri sendiri, tidak di sharing atau di virtualisasikan. Server fisik ini biasanya menjalankan satu OS yang di jadikan OS induk. Semua layanan dan media penyimpanan dilakukan hanya di server itu saja, tidak mempunyai koneksi atau tempat penyimpanan yang lain, jadi secara tak langsung server fisik tersebut dapat dikatakan sebagai server yang berjalan sendiri tanpa perlu bantuan dari server-server yang lain. Mungkin bisa dikatakan kekurangan dari server ini adalah jika server tersebut down atau mati, maka semua layanan tidak dapat di akses karena semua media penyimpanannya dan pemrosessannya dilakukakan hanya pada server fisik saja. Demikian lah sedikit gambaran tentang server fisik.

 

Setelah melihat gambaran dari server fisik, sekarang kita akan membahas tentang arsitektur dari openQRM. Sebuah layanan Infrastructure as a Service mempunyai sebuah software manajemennya, disini akan digunakan openQRM sebagai software berbasis web untuk memanajemen datacenter. Di server fisik semua proses dilakukan pada satu server, berbeda dengan openQRM yang dapat membuat virtualisasi pada server fisik. Media penyimpanannya tidak hanya bergantung pada satu server, melainkan apa bila salah satu server down maka dapat di alihkan ke server yang lain yang tidak down. Kemudian untuk kapasitas RAM dapat di sharing, yang dikatakan dengan sharing memeory yaitu apabila suatu server kekurangan memory pada saat pemrosessan terjadi, maka dapat di pinjamkan memory dari server tetangganya dan memory tersebut  bersifat sementara bukan permanen dan juga dapat di buat menjadi permanen jika memang dibutuhkan. Di sebuah sistem openQRM terdapat Node Control dan Cloud Control yang akan bertindak sebagai pembuat virtualisasi dan juga mengintegrasikan antara satu server dengan server yang lain.

 

Tidak lama lagi sistem ini pasti akan digunakan oleh perusahaan atau pengguna yang mempunyai datacenter, karena dapat meminimalisirkan anggaran untuk keperluan datacenter. Di artikel selanjutnya akan dibahasa step per step cara instalasi openQRM.

 

 

  1. Jakarta Cloud Computing Meetup 09.2016
  2. Big Data dengan Google Cloud
  3. Cloud Computing dan Big Data : Sebuah Kombinasi Ideal
  4. Keynote CEO Oracle mengenai Transformasi Cloud Computing
  5. Cloud Computing sebagai Skill yang Paling Dicari di Dunia Kerja

Penulis :

Suka dengan bereksperimen sesuatu yang baru dan membagi hasilnya di media komunitas. Pantang menyerah sebelum mendapatkan jalan keluarnya dan selalu optimis untuk mendapatkan apa yang diharapkan. "Never Give Up"

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *