Komunitas Cloud Indonesia

Berkolaborasi Dokumen di awan, Google Docs vs Microsoft’s SkyDrive Apps

Penulis :   |   May 12, 2012

Selain sistem operasi, jika ada pertanyaan aplikasi apa yang harus ada di setiap personal komputer, jawabannya pasti aplikasi pengolah dokumen. Biasanya aplikasi pengolah dokumen tersedia dalam cakram digital ataupun dalam bentuk yang bisa di-unduh meski dalam ukuran yang cukup besar. Paket pengolah dokumen yang populer antara lain: Microsoft Office dan LibreOffice.

Diceritakan oleh gutasaputra bahwa dropbox diilhami dari tertinggalnya Flash-Disk Drew Houston (CEO Dropbox) sehingga berkas kita dapat diakses dimana saja asalkan terkoneksi di internet, maka kolaborasi dokumen di awan memberikan solusi untuk merubah berbagai jenis dokumen baik sendiri ataupun berkolaborasi bersama di awan. Jika kolaborasi beberapa orang diperlukan, (contohnya untuk dokumen pengolah kata) dokumen pengolah kata tersebut dengan mudahnya dapat dibagi-pakai sehingga tugas perubahan dokumen akan sangat mudah dilakukan. Tidak lagi diperlukan melampirkan dokumen dalam sebuah surat elektronik untuk meminta perubahan data ke orang lain.

Dua layanan yang populer dan mumpuni untuk melakukan kolaborasi dokumen di awan adalah Google Docs dan Microsoft’s SkyDrive Apps. Dalam artikel ini saya ambil contoh untuk aplikasi pengolah katanya, mari kita cermati dua layanan tersebut.

 

Persyaratan Pengguna

kedua layanan tersebut mengharuskan pengguna untuk memiliki akun pada masing-masing layanan, dan secara otomatis pengguna akan dibuatkan akun email, gmail untuk google dan hotmail a.ka Windows Live Mail untuk SkyDrive.

 

Kemudahan dan Antarmuka Aplikasi

Microsoft’s SkyDrive Apps memiliki antarmuka yang sangat mirip dengan Microsoft Office. Hal ini memudahkan pengguna Microsoft Office Word versi desktop untuk dapat segera memakai SkyDrive Apps tanpa menemui kesulitan. Dokumen yang dieditpun dapat langsung dibuka pada Microsoft Word yang terinstall di komputer dengan ikon yang tampak pada jendela kanan atas.

Google Docs memiliki antarmuka yang simpel dan terkesan lebih lega. faktanya juga, Google Docs lebih ringan dibandingkan SkyDrive Apps, untuk fitur-fitur Google Docs memiliki semua fitur yang dibutuhkan oleh sebuah layanan pengolah kata dan salah satu hal yang menarik adalah kita dapat melakukan chat langsung di jendela yang sama dengan rekan kita.

 

Kompatibilitas

Kedua layanan ini memiliki kemampuan untuk menggunggah berkas yang telah dibuat sebelumnya dan mengeditnya secara online. Untuk dokumen pengolah kata yang dibuat pada Microsoft Office akan tampil sempurna pada SkyDrive Apps dan seringkali mengalami perubahan format jika ditampilkan pada Google Docs. Tentu kita mahfum bahwa SkyDrive akan dapat menampilkan dokumen lebih baik yang berasal dari Microsoft Office.

 

Harga

Penulis menggunakan versi gratis dari GoogleDrive dan SkyDrive untuk mencoba kedua layanan tersebut. Kedua layanan tersebut juga mempunyai paket berbayar yaitu:

Google : GoogleDrive Premium dan Google apps for Busineess

Microsoft : SkyDrive Premium dan Microsoft Office 365

 

Kesimpulan

Kedua-duanya memiliki kelebihan dan kekurangan, SkyDrive Apps memiliki kompatabilitas yang baik dengan Microsoft Office Document. Sedangkan Google Docs menawarkan tampilan yang sederhana fasilitas chat langsung di dokumen dan layanan yang lebih ringan.

Pilihannya terserah anda.

(Ari Eko Prasethio)

  1. ACCI – Asosiasi Cloud Computing Indonesia
  2. Lowongan .NET Developer
  3. Lowongan Android Developer
  4. Lowongan Java Developer
  5. Jakarta Cloud Computing Meetup 09.2016

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *