Komunitas Cloud Indonesia

Cloud Computing dan Big Data : Sebuah Kombinasi Ideal

Penulis :   |   August 15, 2016

Big Data

Membicarakan tentang Big data dan Cloud Computing saat ini dan ke depan merupakan suatu yang sangat penting, dan yang lebih penting lagi adalah bagaimana mengimplementasikan big data dan cloud computing ke dalam bisnis proses kita dan mengambil manfaat yang sebesar-besarnya dari Big data dan cloud computing. Ketika kita membicarakan Big Data, tidak hanya terkait dengan ukuran atau size dari data itu sendiri yang “Besar” (katakan lah ukuran data yang mencapai terabytes perhari) namun lebih dari itu, ketika kita berbicara tentang big data berarti kita berbicara bagaimana mengatur data, memberikan tanda atau “label” untuk data-data yang banyak ragamnya (terstruktur, tidak terstruktur, semi terstruktur, internal, atau external), dan penggunaan teknologi apa dan bagaimana yang digunakan untuk menyimpan, dan mengambil (proses baca tulis seperti database) serta banyak lagi aspek lainnya yang menjadi perhatian di dalam big data, jadi Big Data adalah sebuah konsep yang meluas ketika ukuran data menjadi sangat besar dan tidak bisa dilakukan dengan menggunakan cara-cara tradisional. Big data secara singkat nya dapat dikatakan sebagai paradigma (kerangka berfikir) untuk mengumpulkan,menyimpan, mengatasi, menangani dan mengambil sesuatu yang berarti dari berbagai jenis data yang berbeda-beda.

Cloud Computing adalah paradigma untuk melakukan komputasi secara on the fly, artinya kita dapat melakukan komputasi tanpa harus menyediakan (setup) perangkat hardware dan software secara mandiri, namun lebih memanfaatkan pihak ketiga dalam mempersiapkan perangkat (software, hardware dan infrastruktur) dan jaringan internet untuk melakukan komputasi, dengan kata lain kita bisa melakukan proses komputasi dengan cepat tanpa harus peduli bagaimana menyediakan dan menyiapkan infrastruktur pendukung nya. Contoh yang mudah dan sering kita gunakan untuk meng-upload dan men-download dokumen yaitu Dropbox. Dropbox memberikan kita akses untuk menyimpan dan mengambil dokumen hanya dengan menggunakan koneksi internet. Contoh lain nya adalah Amazon Web Services (AWS) atau Google (Cloud Computing) server (layanan berbayar) to melakukan beberapa proses atau tugas komputasi yang cukup besar (melakukan inversi matrix yang berukuran 10^15*10^15)(1). Sebelum masa cloud hadir, proses untuk menghitung inversi matrix tersebut membutuhkan biaya yang cukup mahal, dan secara teknis hal tersebut cukup menantang dan mungkin untuk hanya beberapa saja dapat melakukannya.

Kalau kita berbicara Big Data dan Cloud Computing sebagai sebuah sistem yang terpadu, Big Data adalah isi (as content) dan Cloud Computing adalah infrastruktur, meskipun demikian kedua konsep tersebut mempunyai keterkaitan, dan berkat hadirnya cloud computing kita bisa melakukan proses komputasi dengan data yang sangat besar pada laptop personal kita. Kenyataannya hari ini kita bisa lebih mudah membuat perusahaan startup teknologi dibandikan dengan sebelumnya.
Walaupun memungkinkan Big Data itu ada(exist) tanpa cloud computing, tapi elastisitas dari sifat cloud membuatnya menjadi ideal (efisien dan ekonomis) untuk proyek-proyek terkait big data.

(1) https://www.quora.com/Whats-the-difference-between-big-data-and-cloud-computing

    Tidak ditemukan artikel yang terkait

Penulis :

Agus Afiantara, adalah seorang praktisi yang sudah lama berkecimpung di dunia IT, khusus nya software development, yang punya atensi cukup tinggi terhadap perkembangan dunia cloud computing dan Big Data

Komentar

One thought on “Cloud Computing dan Big Data : Sebuah Kombinasi Ideal
  1. amos

    artikel yang bagus ya, saya sangat setuju terhadap artikel yang di atas menambah ilmu dan wawasan yang luas thnks…

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *