Komunitas Cloud Indonesia

NIST Mendefinisikan Komputasi Awan

Penulis :   |   May 7, 2012

Sebelum mengenal definisi yang lebih jauh tentang Cloud Computing/Komputasi Awan berdasarkan karakteristik, model arsitektur, dan layananya. Sebuah kasus dari cerita dibawah yang akan mengajak kita untuk mau menggunakan layanan yang teredia dari penyedia Komputasi Awan.

Fahri  : Maria tolong liat komputerku sebentar, semalam tulisanku sudah aq simpan tapi sekarang kok g ada lgi ya…
Maria    : emangnya dimana kamu simpan datanya, sebentar coba aq periksa dulu!
Fahri  : Data aq simpan di MyDocuments semalam, itu data penting Skripsi aq.
Maria : Emg kamu enggak ada backupnya?
Fahri  : itu dia aku lupa backupnya.
Maria : waduh komputermu kenak virus ini, datanya g mungkin di backup lagi.

Tiba-tiba temanya Fahri datang

(CloudIndonesiA) : nah… dulu kan udah dibilangin pake fasilitas Komputasi Awan gratis, mau punya google ada, microsoft ada dan banyak lagi tinggal pilih deh mau yang mana! Mau yang pro ada 365nya mikrosoft dan kamu bisa akses dari perangkat apa aja lagi!
Fahri : iya deh mulai malam ini aq ngetik di fasilitas Komputasi Awan aja.

Nah dari cerita diatas apakah teman-teman sudah mau beralih menggunakan Fasilitas dari Komputasi Awan tersebut?

Apabila bertanya kepada 100 orang menenai definisi Komputasi Awan, maka ke-100 orang tersebut akan memberikan definisi yang berbeda pula, tidak ada salahnya apabila kita melihat definisi dari NIST. Berdasarkan definisi dari NIST mengenai Komputasi Awan adalah sistem yang memiliki 5 karakteristik :

  • layanan mandiri berdasarkan permintaan pengguna / on-demand self-service,
  • akses jaringan yang luas / broad network access,
  • sumber daya yang dipadukan / resource pooling,
  • elastisitas yang cepat / rapid elasticity atau expansion,
  • pelayanan yang teratur / measured service.

Dan memiliki empat model pengembangan dari komputasi awan tersebut yaitu :

  • Private
  • Community
  • Public
  • Hybrid

Definisi lebih detail mengenai model pengembangan komputasi awan silahkan dimari http://www.cloudindonesia.or.id/apa-itu-public-cloud-private-cloud-dan-hybrid-cloud.html. Bentuk model komputasi awan kira-kira seperti ilustrasi beriku :

Sumber : NCHC.org.tw

Serta tiga service model :

  • IaaS
  • PaaS
  • SaaS

Definisi lebih detail mengenai service komputasi awan silahkan dimari http://www.cloudindonesia.or.id/apa-itu-cloud-computing.html. Berikut kira-kira ilustrasi servicenya.

Sumber : NCHC.org.tw

Seletah memahami definisi dari NIST dan layanan yang tersedia di “Awan” maka Komputasi Awan tersebut harus memiliki semangat, diberi nama dengan “Semangat Komputasi Awan” yaitu :

  • “Kapanpun” kita dapat mengoperasikan servicenya
  • “Dimanapun” kita dapat mengoperasikan servicenya
  • dengan “Perangkat apapun” kita dapat mengoperasikan servicenya
  • Akses jaringan yang mumpuni
  • Dan selamat menikmati Kerajaan awan 😀

 

  1. Jakarta Cloud Computing Meetup 09.2016
  2. Big Data dengan Google Cloud
  3. Cloud Computing dan Big Data : Sebuah Kombinasi Ideal
  4. Keynote CEO Oracle mengenai Transformasi Cloud Computing
  5. Cloud Computing sebagai Skill yang Paling Dicari di Dunia Kerja

Penulis :

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *