Komunitas Cloud Indonesia

Dropbox – Freemium Cloud Storage Service

Penulis :   |   May 10, 2012

Teknologi Cloud Computing semakin banyak mendapat perhatian dari penggiat industri IT, selain karena mempermudah kita dalam hal menyimpan file, juga membuat kita tidak perlu lagi meng-install puluhan program yang akan membuat komputer atau laptop kita semakin berat karena terlalu banyak program yang ter-install. Sekarang kita bisa memanfaatkan software-software yang tersedia di internet baik untuk mengolah dokumen ala MS Word, perhitungan ala MS Excell, presentasi seperti MS Powerpoint, atau bahkan sistem operasi seperti Windows atau Linux. Dan satu hal yang terpenting adalah, kita tidak perlu takut akan kehilangan data ketika personal computer yang kita gunakan mengalami masalah.

Cloud Computingitu sendiri, yaitu Internet Based Service Technology, atau teknologi yang menggunakan internet sebagai core and cental remote server untuk me-manage data. Ada 3 tingkatan dalam teknologi cloud computing, yaitu :

  • Infrastructure as a Service (IaaS)

    adalah sebuah service yang disediakan oleh teknologi cloud untuk mendukung kegiatan operasional perusahaan, mulai dari media penyimpanan (storage), hardware, server, dan dukungan jaringan (networking)

  • Platform as a Service (PaaS)

    adalah sebuah layanan untuk menyewa hardware, operating systems, storage and network capacity yang ada di internet. Model penyewaannya mengizinkan pelanggan untuk menyewa virtualized servers and associated services untuk menjalankan aplikasi / software yang sedang berjalan atau system yang akan di develop atau sedang dalam proses testing application.

  • Software as a Service (SaaS)

    adalah sebuah model distribusi software yang disediakan oleh vendor software house yang disediakan melalui media internet.

 

Gambar 1.1 Ilustrasi Cloud Computing

 

Dropbox

Cloud Computing yang tersedia dipasaran adalah Dropbox . Dropbox dapat membantu Anda untuk menyimpan file, serta membagi hak akses-nya dengan siapa saja dan kapan saja. Dengan melakukan mendaftar sebagai member di dropbox, Anda sudah berhak untuk mendapatkan free storage service di dropbox sebesar 2 GB. Jika Anda masih merasa kurang dengan kapasitas yang diberikan, Anda dapat menambah-nya dengan cara memberikan undangan ke teman-teman Anda untuk juga menggunakan layanan dropbox.  Setiap refferal anda yang bergabung, anda akan mendapatkan free-space sebesar 250MB. Selain itu, Anda juga bisa menambahnya dengan cara meng-upgrade akun yang anda miliki di dropbox

Gambar 1.2 Dropbox Pricelist (Sumber : dropbox.com)

 

How it works ?

Dropbox works hard to simplify your life, no discet, no cd, no usb-flash-disk, no external hardisk, JUST DROPBOX. Ini artinya Anda bisa saja memulai pekerjaan di komputer kantor, lalu Anda menyelesaikan pekerjaan Anda di komputer rumah, tanpa perlu mengirim ke account e-mail yang Anda miliki.

sign-upkedalam dropbox, Anda dapat meng-upload file yang ingin Anda simpan melalui website tersebut, atau jika Anda masih merasa repot untuk melakukan itu, Anda cukup menginstall software dropbox di operating system kesayangan Anda.

 

Sejarah dari Dropbox

Drew Houston(CEO Dropbox) ketika ia masih berkuliah di MIT (Massachusetts Institute of Technology). Kejadian ini membuat Drew sadar bahwa ia baru saja kehilangan waktu efektif-nya untuk ber-koding ria, hanya karena data yang tersimpan didalam flash-disk tertinggal saat itu. Oleh karena itu, Drew mencoba mengembangkan teknologi yang dapat membantu-nya jika kejadian serupa terjadi lagi di waktu yang akan datang. Bersama rekan-nya xxxxx, Drew akhirnya melakukan presentasi di depan Y-Combinator (start-up incubator company di Amerika), dan respons yang didapat pun sangat memuaskan.

dropboxadalah saat dimana Drew menolak tawaran dari Steve Jobs yang saat itu mengajaknya untuk bergabung dengan Apple. Saat itu Drew berusia 28tahun, namun dirinya sudah berani menolak tawaran dari icon of technology  saat itu dengan mengatakan “Dropbox is a services, not a product

Gambar 1.2 Drew Houston (Sumber : forbes.com)

 

Business Model

freemium, yang artinya produk atau servis yang disediakan bersifat gratis, namun untuk mendapatkan advance features, Anda akan dikenakan biaya premium untuk dapat menikmati layanan tersebut. So the big lesson that you got from adopt a freemium business model, your marketting cost is the free users. “Don’t spend your money on marketing, do offer flexibility and data exporting to eliminate buyers’ regret, make sure to capitalize on and value goodwill, and only charge for things that are hard to do” , itu yang dikatanan Drew Houston.

freemium, saat ini user dropbox sudah mencapai 50 juta pengguna diseluruh dunia yang mampu diraih hanya dalam kurun waktu 1 tahun, dan meskipun 96 persen dari penggunanya tidak membayar sepeser pun, dropbox berhasil mendapatkan pendapatan USD 240 juta di tahun 2011. Jumlah pendapatan dan user dropbox, diyakini akan terus bertambah, mengingat dropbox saat ini sudah bekerja sama dengan jejaring sosial Facebook.

  1. Lowongan .NET Developer
  2. Lowongan Android Developer
  3. Lowongan Java Developer
  4. Jakarta Cloud Computing Meetup 09.2016
  5. Big Data dengan Google Cloud

Penulis :

Komentar

4 thoughts on “Dropbox – Freemium Cloud Storage Service
  1. adhown

    nice share, sekarang google juga menyediakan service yang sama dengan dropbox di tambah feature untuk mengelola document seperti word, ppt, excel yang di beri nama google drive. 😀

    Reply
  2. Pingback: Berkolaborasi Dokumen di awan, Google Docs vs Microsoft’s SkyDrive Apps - CloudIndonesiA : CloudIndonesiA

  3. Pingback: GOOGLE DRIVE – Dapatkah Google Drive menandingi Dropbox? - CloudIndonesiA : CloudIndonesiA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *