Komunitas Cloud Indonesia

Memanfaatkan Windows Live Sebagai Layanan Cloud untuk SOHO & SMB

Penulis :   |   May 3, 2012

Pada era teknologi informasi saat ini, pemanfaatan layanan IT menjadi suatu kebutuhan yang hampir tidak bisa dilepas dari aktifitas sehari-hari. Baik kebutuhan bagi personal maupun kebutuhan bagi suatu organisasi/perusahaan. Salah satu layanan yang dapat dikategorikan sebagai kebutuhan penting adalah email sebagai salah satu media komunikasi, dan juga kebutuhan akan media penyimpanan data.

Bagi perorangan dapat menggunakan email pribadi tanpa biaya langganan, yaitu dengan memanfaatkan layanan dari penyedia email gratis seperti Yahoo! atau Gmail diantara email gratis yang paling populer, dan juga penyedia lainnya, tapi tentu saja alamat emailnya adalah dengan menggunakan domain yang disediakan oleh penyedia layanan email tersebut, misalnya [email protected] atau [email protected]. Hal itu tidak menjadi masalah jika digunakan untuk personal, namun jika untuk urusan bisnis atau email perusahaan tentu akan terkesan tidak profesional jika menggunakan email gratis dan tidak menggunakan email dengan domainname yang merepresentasikan nama usahanya, misalnya: [email protected]. Untuk memiliki nama domain dengan pilihan sendiri seperti itu tidak lah gratis, tapi harus membayar sewa domain pertahun dengan biaya tergantung harga top level domain yang ingin digunakan (.com, .net, .biz, .co.id, dll). Domain itu yang nantinya akan digunakan pada website dan email organisasi, tapi domain saja belum cukup, ada lagi kebutuhan perangkat mail server sebagai pengelola transaksi email dan file.

Lalu bagaimana dengan organisasi kecil dan atau bidang usaha kecil (UKM/SOHO/SMB) atau bahkan mungkin pihak management sekolah, yang mana mereka ingin menggunakan fasilitas email untuk usahanya dengan nama organisasinya, dan juga fasilitas file server sebagai media penyimpanan data terpusat bagi para karyawan/anggotanya, tapi kendalanya mereka tidak memiliki kemampuan finansial yang cukup untuk investasi infrastruktur mail server + file server serta SDM yang memadai untuk me-maintain infrastruktur tersebut? Solusinya adalah dengan memanfaatkan layanan cloud computing, dengan cloud computing, infrastruktur yang dibutuhkan hanyalah koneksi internet.

Dengan layanan cloud computing, organisasi tersebut tidak perlu memiliki infrastruktur untuk implementasi mail server dan file server, tapi cukup sewa domain+hosting dengan kapasitas hosting secukupnya saja, biaya sewa domain .com+hosting kurang dari 1GB per tahun biayanya jauh lebih rendah daripada jika dibandingkan dengan menginvestasikan biaya pengadaan infrastruktur server fisik beserta effort maintenance-nya. Kapasitas Hosting bisa dipilih yang cukup untuk konten website jika organisasi tersebut menggunakan website, jika website tidak terlalu membutuhkan kapasitas yang besar maka dapat memilih hosting kapasitas kecil agar harganya lebih rendah.

Sedangkan penempatan email dan file tidak perlu mengambil space dari hosting, tapi bisa dengan menggunakan layanan dari live.com, layanan tersebut gratis untuk digunakan maksimal bisa sampai 500 akun dengan masing-masing akun diberikan space email 5GB (hotmail) dan cloud storage sebesar 7GB(skydrive). Berarti jika ada 100 akun maka total space maksimal yang dapat digunakan bisa sampai 500GB untuk email dan 700GB untuk file server. Bandingkan jika harus menyewa hosting dengan space sebesar itu, tentu tidak murah.

Karena tidak perlu menyediakan infrastruktur, maka tentunya tidak perlu penyediaan ruang untuk server dan juga tidak dipusingkan dengan masalah problem maupun maintenance hardware infrastruktur. Selain itu, email dan data masing-masing akun dapat di akses dari mana saja selama pemilik akun terhubungn ke internet, dan antar pemilik akun dapat chatting secara realtime dengan menggunakan windows live messenger.

Untuk implementasi konsep ini, yang perlu dilakukan adalah:

  • Menentukan nama domain yang ingin digunakan (misalkan: domainperusahaan.com) dan cek domain tersebut masih available atau tidak, di setiap website reseller domain biasanya ada tool untuk memeriksa ketersediaan nama domain.
  • Sewa Domain yang tersedia beserta space hosting sesuai dengan yag dibutuhkan.
  • Buat akun baru ke live.com, kemudian daftarkan domain yang dimiliki tersebut di live.com. (Gratis)
  • Setting MX Entry di control panel hosting, isi dengan mx record mail.live.com yang di informasikan ketika mendaftarkan akun baru.
  • Setelah domain yang diinginkan telah terdaftar pada live.com, maka selanjutnya adalah tinggal membuat akun untuk user lainnya ([email protected]domainperusahaan.com), maksimal bisa sampai 500 akun.(Gratis)
  • Masing-masing akun adalah digunakan sebagai Windows Live ID untuk sign in darimana saja ke mail.live.com untuk layanan email dan sign in ke skydrive.live.com untuk layanan cloud storage.

 

Semoga bermanfaat.

  1. ACCI – Asosiasi Cloud Computing Indonesia
  2. Lowongan .NET Developer
  3. Lowongan Android Developer
  4. Lowongan Java Developer
  5. Jakarta Cloud Computing Meetup 09.2016

Penulis :

Seorang IT enthusiast yang bekerja di bidang IT sejak tahun 2000, menjabat sebagai Kordinator Harian dalam struktur pengurus komunitas CloudIndonesiA, saat ini bekerja sebagai IT Consultant di sebuah perusahaan System Integrator.

Komentar

6 thoughts on “Memanfaatkan Windows Live Sebagai Layanan Cloud untuk SOHO & SMB
  1. Pingback: Email + Cloud Storage Gratis Untuk Komunitas CloudIndonesiA - CloudIndonesiA : CloudIndonesiA

  2. Pingback: Email + Cloud Storage Gratis Untuk Komunitas CloudIndonesiA : AlexBudiyanto.Web.ID

  3. Pingback: Email + Cloud Storage Gratis Untuk Komunitas CloudIndonesiA - Alex Budiyanto

  4. Pingback: Email + Cloud Storage Gratis Untuk Komunitas CloudIndonesiA - abudiyanto - Microsoft User Group Indonesia

  5. S.O

    Ehmmm, sy bru tahu hotmail bisa juga dipakai seperti google apps yang cuma mak 3 user untuk versi gratisnya.

    Adakah perusahaan kecil/ukm tertarik ? karena perusahaan besar juga masih nyaman pakai @yahoo.com.

    Reply
    1. Naufal Assagaf Post author

      adakah perusahaan kecil yg tertarik? tentu ada, dan banyak organisasi yg telah memanfaatkan fitur tersebut, salah satunya adalah komunitas CloudIndonesiA 🙂
      Jika ada perusahaan besar yg masih nyaman memakai @yahoo.com, itu hak mereka ^_^

      Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *