Komunitas Cloud Indonesia

Membuat Tabel SQL Database Pada Azure Management Portal

Penulis :   |   July 21, 2012

Pada artikel sebelumnya saya sudah membahas bagaimana membuat SQL Database pada Windows Azure, selanjutnya pada artikel ini saya akan membahas bagaimana panduan singkat tentang cara membuat tabel SQL Database pada Azure Management Portal.

Setelah kita membuat Server dan Database, selanjutnya adalah klik database yang telah dibuat lalu klik manage pada menu. Jika kita pertama kali terhubung dengan windows azure/ ip koneksi yang digunakan berubah-ubah, maka akan menemukan kata-kata jika ip yang digunakan belum diizinkan terkoneksi dengan SQL Database atau disebut Windows Firewall. Lalu langkah yang dilakukan adalah memberikan akses kepada IP tersebut, dengan klik YES pada menu tersebut. Selanjutnya akan menanyakan range IP berapa saja yang diinginkan, jika banyak ip yang terhubung maka sebaiknya diberikan range sesuai dengan ip yang akan mengakses. Sekedar catatan untuk IP disini dimaksud adalah IP Public.

clip_image004clip_image003

Atau jika tidak menemukan menu seperti gambar diatas/ bisa juga melalui database server, lalu klik configure pada menu. Selanjutnya hampir sama dengan petunjuk diatas, kita dapat menambahkan IP yang diizinkan untuk mengakses SQL Database Azure.

clip_image006

Selanjutnya setelah diberikan akses ke server database, lalu kita akan memasuki Azure Management Portal. Caranya dengan klik Database yang dimaksud, lalu klik manage dan setelahnya akan muncul halaman login azure management portal. Masukan ID dan Password (dapat diketahui pada saat membuat server).

clip_image008

Setelah sukses login, kita akan dihadapkan oleh Azure Management Portal / Dashboard SQL Database. Dihalaman pertama kita dapat melihat informasi dasar mengenai database yang dimiliki, sampai dengan perfoma query database. Kedua informasi ini akan membantu DBA untuk memonitoring penggunaan database.

clip_image012

clip_image010

Memulai membuat table, klik design pada menu sebelah kiri. Lalu klik add table masukan nama table yang akan di buat, untuk menambah/menghapus kolom gunakan Add/Remove Column. Masukan tipe data tiap kolom, dilanjutkan dengan nilai default, Is Identity adalah nilai yang degenerate otomatis melalui sistem dengan incremental value. Is Required maksudnya nilai null dan not null, dan In Primary Key adalah me-set Primary Key suatu column.

clip_image014

Buatlah beberapa table, sehingga membentuk table master dan transaksi. Dalam case ini saya membuat table customer, product, dan sales. Secara logika, pada table sales akan terhubung dengan table product dan customer dengan hubungan foreign key.

Untuk membuat key masing-masing terhubung, masuk saja ke table transaksi (sales) lalu klik Indexes And Keys dan dibagian sebelah kanan terdapat Add a Foreign Key Relationship klik saja. Selanjutnya akan tampil table kecil, yang digunakan untuk menghubungkan ke table primary key yang bersangkutan. Misal kita akan membuat ForeignKey untuk Product, maka pada table pilih Product dan Kolom ProductID nah untuk table tengah/table sales berikan tanda cek list saja pada ProductID. Setelah dibuat maka jangan lupa save untuk foreignkey dan table.

clip_image016

clip_image018

Selanjutnya jika kita ingin memastikan keterhubungan / relationship antara table. Maka kita dapat kembali ke menu design, klik saja pada table transaksi (sales), disebelah kanan kita akan menemukan kata-kata Dependencies klik saja. Maka setelah itu akan terlihat, table sales akan berelasi ke antar table apa saja dengan menggunakan tampilan bergaya metro.

clip_image020

clip_image022

clip_image024

Penasaran dengan datanya, kita bisa lakukan query sederhana untuk melihat data dalam table. Klik New
Query pada menu, lalu ketik query select apa saja misalkan (select * from Tbl_Customer).

Menarik bukan ? Silahkan teman-teman untuk mencoba.

  1. Jakarta Cloud Computing Meetup 09.2016
  2. Big Data dengan Google Cloud
  3. Cloud Computing dan Big Data : Sebuah Kombinasi Ideal
  4. Keynote CEO Oracle mengenai Transformasi Cloud Computing
  5. Cloud Computing sebagai Skill yang Paling Dicari di Dunia Kerja

Penulis :

Sejak lahir sampai saat ini di Jakarta. Menyelesaikan studi S1 di BINUS University bidang yang diambil Sistem Informasi - Business Intelligence, saat ini sedang melanjutkan studi S2 untuk bidang Financial Analysis. Saat ini bekerja sebagai Business Intelligence Consultant dan BI/DW Frelancer. Bidang yang ditekuni : Business Intelligence, Data warehouse, SQL Server Performance, Architecture DW/BI, Data Quality Services, dan SQL Azure http://muhammadsubhan.com

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *