Komunitas Cloud Indonesia

Memulai Google App Engine

Penulis :   |   July 22, 2012

Pada beberapa artikel di website ini telah diberikan gambaran yang cukup mengenai apa itu Google App Engine dan apa saja hal-hal yang perlu kita ketahui dan kita perhatikan. Jika anda belum membacanya, maka ada baiknya kedua bagian sebelum ini disimak terlebih dahulu. Cloud Computing berbasis GAE (Google App Engine) memang sebuah teknologi baru yang menarik untuk dipelajari, tetapi ada baiknya anda mengetahui apa dan bagaimana mekanisme kerja dari sistem ini, supaya anda tidak terjebak ada eurofia semata.

Google App Engine merupakan sebuah Paas (Platform as a Service) yang menawarkan layanan cloud computing secara gratis. Gratis disini tidak berarti benar-benar gratis, ada batasan-batasan tertentu yang ketika anda lampaui akan membuat layanan ini menjadi sebuah layanan berbayar.

Bagi developer, Google telah menyediakan sebuah SDK (Software Development Kit) yang dapat didownload secara gratis. SDK ini akan memberikan sebuah lingkungan yang mensimulasikan GAE pada komputer anda, seperti datastore, GAE API, email dan google account.

Kebutuhan Perangkat Keras dan Perangkat Lunak

Untuk menjalankan SDK ini, tidak dibutuhkan persyaratan hardware khusus. Tidak disebutkan secara spesifik bagaimana kebutuhan hardwarenya, tetapi dari pengalaman penulis, laptop dengan prosesor Intel i3, memory 2GB dan HDD sekitar 5GB sudah cukup untuk membentuk lingkungan pengembangan GAE ini. Khusus untuk kebutuhan perangkat lunaknya, ada beberapa software yang harus anda install agar dapat memulai membuat aplikasi berbasis Google App Engine.

GAE memberikan beberapa pilihan bagi developer untuk mengimplementasikan aplikasi cloud mereka, yaitu berbasis PHYTON, JAVA atau GO. Bahasa GO adalah bahasa pemrograman yang dikembangkan oleh Google dan penulis tidak merekomendasikan ini. Kematangan teknologi yang dimiliki oleh PHYTON dan JAVA membuat keduanya menjadi pilihan utama. Untuk keperluan artikel ini, penulis memilih JAVA sebagai platform pengembangannya.

Pertama-tama, anda harus menginstall JAVA 2 SDK terlebih dahulu. Versi yang penulis gunakan adalah J2SE versi 1.7u5. Anda dapat mendownloadnya disini: http://www.oracle.com/technetwork/java/javase/downloads/jdk7-downloads-1637583.html. Installer yang anda download akan menginstall berbagai macam library untuk Java 2 SDK, Java 2 Run-Time Environment dan JavaFX.

Instalasi J2SE

Berikutnya adalah menginstall editor / IDE yang akan digunakan untuk menulis program yang nantinya akan dijalankan didalam Google App Engine. Ada banyak editor / IDE yang bisa anda gunakan, seperti NetBeans, TextPad dan lain-lain. Penulis secara pribadi menggunakan ECLIPSE karena GAE telah menyediakan plug-in yang spesifik ke program ini untuk keperluan coding, testing dan uploading app kedalam GAE. ECLIPSE memiliki banyak model yang bisa didownload, seperti ECLIPSE for Java EE DEVELOPER (enterprise java seperi EJB), ECLIPSE for Java Developer, ECLIPSE Classic, dan lain-lain. Untuk keperluan ini, penulis memilih model ECLIPSE for Java EE DEVELOPER karena package yang disediakan pada model ini cocok untuk keperluan kita. GAE berbasis Java akan menggunakan teknologi Java Servlet dan/atau JSP (Java Server Pages) yang berbasis web, sehingga untuk memudahkan kita mengembangkan aplikasi seperti ini kita membutuhkan package WebTool yang diberikan pada model instalasi ECLIPSE for Java EE DEVELOPER. Untuk mendownload aplikasi ini, silahkan klik link berikut: http://www.eclipse.org/downloads. Pilihlah download yang sesuai dengan sistem operasi yang anda gunakan. Jika anda ingin mendapatkan tabel komparasi ketersediaan package tiap model instalasi ECLIPSE, silahkan klik link berikut:  http://www.eclipse.org/downloads/compare.php.

Google telah menyediakan sebuah plugin khusus untuk eclipse guna mempermudah kerja para developer. Plugin ini dapat didownload di https://developers.google.com/eclipse. Sesuaikan plugin yang anda download dengan versi eclipse yang telah anda miliki. Pada saat artikel ini ditulis, versi eclipse yang dipakai adalah versi 4.2 (Juno). Beberapa keuntungan menggunakan GPE (Google Plugin for Eclipse) adalah:

  • New Web Application Wizard
  • Cloud SQL Tooling
  • Akses ke Google API
  • Mudah untuk mengupload aplikasi ke App Engine

Yang terakhir adalah Google App Engine SDK (Software Development Kit) itu sendiri. SDK ini akan mensimulasikan lingkungan cloud computing GAE secara lokal pada komputer anda. Dengan demikian, SDK ini mempermudah kerja developer didalam mengembangan dan melakukan testing atas aplikasi yang mereka buat. Seperti biasa, ada baiknya anda meluangkan waktu sejenak untuk membaca term-term yang mengikat SDK ini: https://developers.google.com/appengine/terms.

GAE SDK ini, seperti yang tertulis pada website resminya, selalu mengalami perbaikan secara kontinue, dengan kata lain SDK ini sedang dalam active development. Untuk itu, setiap kali anda mendownload versi terbaru dari SDK-nya, perhatikan pada Release Note yang diberikan guna mengetahui perubahan-perubahan didalam versi terbaru tersebut. Karena penulis memfokuskan pembahasan pada JAVA for GAE, maka SDK yang harus anda download adalah SDK untuk Java development. Silahkan klik pada link berikut: http://googleappengine.googlecode.com/files/appengine-java-sdk-1.7.0.zip .

Setelah semua aplikasi ini terinstall, hal terakhir yang harus dilakukan adalah membuat account di Google. Prosedurnya cukup sederhana dan tidak ada hal-hal aneh. Untuk memulai membuat account, anda dapat klik pada link ini: https://appengine.google.com. Setelah berhasil login, anda dapat memulai membuat aplikasi didalam Google App Engine.

  1. Lowongan .NET Developer
  2. Lowongan Android Developer
  3. Lowongan Java Developer
  4. Jakarta Cloud Computing Meetup 09.2016
  5. Big Data dengan Google Cloud

Penulis :

Seorang Technology Enthusiast. Bekerja sebagai Senior Software Developer di sebuah perusahaan Software House. Founder group facebook "GEEK FACTOR", sebuah komunitas bagi para pecinta teknologi (http://www.facebook.com/groups/nerd.factor).

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *