Komunitas Cloud Indonesia

Mengenal Proxmox VE Lebih Dalam

Penulis :   |   July 9, 2012

Proxmox VE

Proxmox VE (Virtual Environtment) adalah distribusi berbasis Debian etch (x86_64). Proxmox adalah paltform virtualisasi bersifat opensource yang mendukung untuk menjalankan virtual mesin berbasis KVM dan OpenVZ.

Fitur yang ditawarkan oleh Proxmox VE adalah sebagai berikut:

  • High performance and scalability
  • Full Virtualization – KVM
  • OS Virtualization – OpenVZ
  • Live Migration
  • Open Source
  • High Availability Cluster
  • RESTful web API
  • Proxmox Cluster file system
  • Rich web app for Management
  • Backup and Restore
  • Role-based Administration
  • Multiple Authentication sources
  • Network Model
  • Storage Model

Untuk urusan mengatur mesin-mesin vertual dan cluster, Proxmox menyediakan sebuah kontrol panel berbasis web, dari kontrol panel ini anda bisa melakukan semua pekerjaan yang dibutuhkan untuk mengatur mesin virtual anda.

Proxmox berbasis debian etch x86_64, oleh karenanya Proxmox hanya bisa diinstall pada mesin berbasis 64 bit, Proxmox tidak akan bisa diinstall pada mesin berbasis i386. Untuk menggunakan KVM pada proxmox anda juga harus memastikan prosesor yang anda gunakan support fitur virtualisasi pada hardware (hardware virtualization) baik intel VT atau AMD-V, berbeda dengan KVM, jika anda menggunakan OpenVZ anda tidak membutuhkan hardware virtualization ini.

Proxmox bukanlah satu-satunya platform yang bisa anda gunakan untuk membangun virtualisai dan cloud computing, masih ada beberapa platform lain, namun dari tabel berikut ini bisa anda jadikan rujukan untuk membandingkan proxmox dengan platform lainnya.

Komparasi Proxmox dengan Platform lainnya (sumber)

Proxmox VE VMware vSphere Windows Hyper-V Citrix Xen Server
Guest operating system support Windows and Linux (KVM)Other operating systems
are known to work and are
community supported(OpenVZ supports Linux only)
Windows, Linux, UNIX Modern Windows OS, Linux support is limited Most Windows OS, Linux support is limited
Open Source Yes No No No
OpenVZ container
(known as OS Virtualization)
Yes No No No
Single-view for Mangagement (centralized control) Yes Yes, but requires dedicated management server (or VM) ? ?
Simple Licensing Structure Only one subscription pricing, all features enabled No No No
High Availability Yes Yes Requires Microsoft Failover
clustering, limited guest OS
support
Yes
Live VM snapshots:
Backup a running VM
Yes Yes Limited Yes
Bare metal hypervisor Yes Yes No Yes
Virtual machine live migration Yes Yes Yes Yes
Max. RAM and CPU per Host 160 CPU/2 TB RAM 160 CPU/2 TB RAM ? ?

Tulisan pertama saya kali ini hanya membahas pengetahuan awal yang dibutuhkan untuk mendalami Proxmox. Pada tulisan berikutnya kita akan mulai melakukan instalasi Proxmox, kemudian dilanjutkan bagaimana membuat mesin virtual berbasis KVM dan OpenVZ untuk pertama kalinya.

 

  1. ACCI – Asosiasi Cloud Computing Indonesia
  2. Lowongan .NET Developer
  3. Lowongan Android Developer
  4. Lowongan Java Developer
  5. Jakarta Cloud Computing Meetup 09.2016

Penulis :

Mattnux aka Rachmat Hidayat adalah seorang pekerja IT, saat ini bekerja sebagai Sr system and network engineer pada salah satu startup fashion online shopping di indonesia, penyuka linux dan opensource, sedang senang-senangnya mempelajari IT infrastruktur khususnya infrastruktur pada lingkungan Cloud.

Komentar

6 thoughts on “Mengenal Proxmox VE Lebih Dalam
  1. arif

    sangat ditunggu mas mattnux artikel tentang proxmox yang selanjutnya, khususnya instalasi proxmox itu sendiri 🙂

    Reply
  2. Adhown

    Wahh akhirnya ada yang mau bahas proxmox.. 😀 .. sangat di tunggu tulisan selanjutnya mas pak.. 🙂

    Reply
  3. natan

    Mau tanya dong..saya bru kenal dengan yg nmnya virtual..kebetulan vm ni saya angkat ke skripsi saya..karena saya tertarik akan teknologi vm..yg mw saya tanyakan..vmware vsphere apakah berbasis linux..?

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *