Komunitas Cloud Indonesia

Mengenal Runbooks

Penulis :   |   July 16, 2012

Pada tulisan sebelumnya kita telah mengenal apa itu orchestrator ,  apa saja yang dapat dilakukan oleh orchestrator dan bagaimana arsitektur dari orchestrator. Pada tulisan kali ini, kita akan mengenal Runbooks yang merupakan salah satu elemen penting dari orchestrator.

Secara konseptual, runbook terbagi menjadi 3 :

RunBooks

Memberikan informasi mengenai konfigurasi untuk runbooks. Runbooks memungkinkan kita untuk melakukan kustomisasi yang luas. Runbook memiliki 2 attribut :

  • Properties

Setiap runbook memiliki kumpulan properti yang dapat diubah. Properti ini memungkinkan kita untuk melakukan perubahan terhadap kebiasaan dari suatu runbook.

  • Permissions

Hak akses runbook diatur pada Runbook Designer. Secara default, hanya user yang berada pada Orchestrator Users Group yang memiliki akses penuh untuk suatu runbook. Kita dapat memberikan akses tambahan ke pengguna lain untuk menjalankan,  memulai, menghentikan, melihat dan mengubah runbooks baik itu pada tingkat folder atau pada tingkat runbook secara individu.

Activities

Aktivities menjalankan 3 tindakan :

  • Akses mempublikasikan data
  • Menjalankan suatu tindakan
  • Mempublikasikan data baru

Jenis-jenis aktivitas yang ada pada runbooks :

  • Standard activities
    • Email
    • File management
    • Monitoring
    • Notification
    • Runbook control
    • Scheduling
    • System
    • Text file management
    • Utilities

 

  • Monitoring activities

Monitoring activities adalah kelompok kegiatan khusus yang dipicu oleh adanya keadaan atau peristiwa dari suatu tugas yang berasal dari luar runbook. Sebagai contoh , pengecekan terhadap status ip dari komputer tertentu ataupun menjalankan jadwal yang sudah di buat secara berulang kali.

Sebuah kegiatan orchestrator tidak dapat menjadi pemicu terhadap aktivitas monitoring. Aktivitas monitoring adalah suatu kon disi awal didalam suatu runbook. Terdapat suatu folder monitor activity  yang mana ketika file didalam folder tersebut berubah, maka folder tersebut memicu aktivitas berikutnya didalam alur kerja runbook.

Runbook dimulai dengan aktivitas monitoring yang memuat kegiatan monitoring dan menunggu sebuah pemicu. Ketika aktivitas monitoring mendeteksi adanya kondisi pemicu, maka runbook membuat salinannya untuk menjalankan sisa kegiatan. Aktivitas monitoring terus berjalan dan menunggu pemicu terulang kembali. Runbook yang dimulai dengan monitoring akan terus berjalan hingga dihentikan melalui runbook designer atau orchestration console.

  • Customized activities

Memungkinkan kita untuk menambahkan kegiatan yang spesifik sesuai dengan kebutuhan kita.

  • Common activity properties

Akan saya bahas lebih detail pada tulisan berikutnya.

Workflow

Menggambarkan tools untuk mengatur / melakukan management suatu runbook.

Proses automatisasi dilakukan pada RUNBOOK, berikut diagramnya.

 

Diatas adalah siklus monitoring runbook terhadap suatu log aktivitas. Ketika Runbook menemukan aktivitas yang telah dispesifikkan runbook akan mengecek status proses pada komputer yang menjalankan aktivitas tersebut , jika ternyata aktivitas tersebut ditemukan prosesnya sedang berjalan maka prosesnya akan dimatikan. Setelah itu runbook akan menjalankan kembali proses tersebut dan melakukan pengiriman email sebagai report  telah terjadi perubahan pada proses tersebut.

Pada tulisan berikutnya saya akan memulai proses deployment orchestrator.

Referensi :

http://technet.microsoft.com/en-us/library/
http://www.microsoft.com/systemcenter/orchestrator

 

  1. Jakarta Cloud Computing Meetup 09.2016
  2. Big Data dengan Google Cloud
  3. Cloud Computing dan Big Data : Sebuah Kombinasi Ideal
  4. Keynote CEO Oracle mengenai Transformasi Cloud Computing
  5. Cloud Computing sebagai Skill yang Paling Dicari di Dunia Kerja

Penulis :

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *