Komunitas Cloud Indonesia

Mengenal SQL Azure Data Sync

Penulis :   |   August 14, 2012

Apa itu SQL Data Sync ?

SQL Azure Data Sync dibangun diatas Microsoft Sync Framework, dengan SQL Data Sync kita dimudahkan untuk membuat dan menjadwalkan singkronisasi dua arah tanpa coding. SQL Data Sync sebuah webservice yang mendukung singkronisasi terhadap Windows Azure SQL Database dengan SQL Server, dapat di customize sesuai dengan keperluan bisnis.

Dapat di customize seperti apa ?

Memilih database dan table yang akan disingkronisasikan secara bersamaaan, mendefinisikan kolom yang akan disingkronisasikan, menggunakan fasilitas filter terhadap data yang akan di singkronisasikan, menentukan arah singkronisasi (satu arah atau dua arah), dan bagaimana cara SQL Data Sync menanggapi konflik data perubahan pada data.

Kelebihan dalam menggunakan SQL Azure Data Sync ?

Tidak perlu lagi coding untuk singkronisasi data, dimana pun database berada. Berkolaporasi dengan infrastructure cloud, yang memberikan kemudahan kita agar tidak lagi mengelola infra sendiri (terutama terhadap Cloud Azure).

Bagaimana dengan Keamanannya ? SQL Data Sync menggunakan encryption terhadap seluruh data yang disimpan dan koneksifitas. Proses Authentication dengan menggunakan Windows user security, cloud authentication unique agent key, sql server database authentication, cloud certificate, dan Windows Live ID. (Detilnya)

Database yang didukung oleh SQL Data Sync adalah SQL Server 2005 SP3, dan Versi SQL Server diatasnya, Update terbaru 5 Juni 2012 SQL Data Sync mampu mengsingkronisasikan spatial data (geometry/geography) dan kemampuan untuk mengcancel task.

Tipe Singkronisasi atau disebut dengan Conflict Resolution pada SQL Data Sync, Bagaimana cara kerjanya ?

Ada dua conflict resolution, yaitu Hub Wins and Client Wins. Hub Wins perubahan data pertama pada baris #1 yang sama akan ditulis ke Hub, lalu perubahan data kedua pada baris #1 akan diabaikan setelah proses penyimpanan pada hub selesai, barulah hub akan menulis perubahan tersebut. (Dengan kata lain Hub Wins akan menerima perubahan pertama dan menolak perubahan ke 2 secara bersamaan). Lain hal dengan Client Hub jika terjadi #dua perubahan pada baris yang sama, maka perubahan yang akan digunakan adalah yang terakhir (perubahan ke #2 yang akan digunakan).

Bagaimana memulai mempergunakan SQL Data Sync ?

Syarat untuk mencoba SQL Data Sync harus memiliki :

  • SQL Server 2005 SP2
  • Windows Azure Account Subscription
  • OS Windows 7, Vista, Server 2008 dan OS diatasnya.

Untuk senjata/perangkatnya dapat menuju link (SQL Data Sync Agent Preview). Jangan lupa juga untuk menginstall SQL Server CLR Type, SQL Server SMO dan NET 4.0

Sebelum memulai kita perlu tahu langkah-langkah apa saja yang akan kita lakukan ? Dapat dilihat pada flowchart dibawah ini.

Untuk teknikal bagaimana menggunakan dan mengoperasikan SQL Data Sync, saya akan bahas pada artikel selanjutnya.

 

Salam,

 

Muhammad Subhan “Waktu Itu Sangat Singkat, Mari kita gunakan waktu untuk melakukan hal sebaik-baiknya”

  1. Microsoft Netizen Night – Dibalik BIG DATA
  2. Windows Azure HDInsight Sudah Tersedia Untuk Umum
  3. FAQ #1: Apa itu Cloud Computing
  4. Tips Mengkonfigurasikan Root Domain ke Alamat Host dari Layanan Cloud Computing
  5. Konfigurasi SNMP di VMware ESXi 5

Penulis :

Sejak lahir sampai saat ini di Jakarta. Menyelesaikan studi S1 di BINUS University bidang yang diambil Sistem Informasi - Business Intelligence, saat ini sedang melanjutkan studi S2 untuk bidang Financial Analysis. Saat ini bekerja sebagai Business Intelligence Consultant dan BI/DW Frelancer. Bidang yang ditekuni : Business Intelligence, Data warehouse, SQL Server Performance, Architecture DW/BI, Data Quality Services, dan SQL Azure http://muhammadsubhan.com

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code class="" title="" data-url=""> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong> <pre class="" title="" data-url=""> <span class="" title="" data-url="">