Komunitas Cloud Indonesia

Mengenal Windows Server Hyper-V dan Hypervisor (2)

Penulis :   |   July 17, 2012

Pada artikel sebelumnya, kita telah mengetahui bagaimana state dari Windows Server Hyper-V dengan Hypervisor, sekarang kita akan menginjak pada pembahasan pada bagian Hyper-V. Hyper-V yang berjalan diatas Hypervisor terbagi menjadi 2 bagian (partition), yaitu Parent/Root partition (yang kemudian dikenal sebagai partisi induk) dan nol atau lebih child partition (masing-masing setiap VM). Berikut gambar ilustrasi penjelasannya:

Root & Child Partitions

Root & Child Partitions

Pada dasarnya, root partition adalah sebuah VM yang menjalankan sebuah copy dari Windows Server yang berubah dan beraksi seolah-olah sebagai host untuk beberapa jenis komponen-komponen dari Hyper-V. Adalah Root partition yang bertanggung jawab unruk menyediakan device-drivers terkait untuk VM yang menjalankan child partition, mengatur siklus child partition, masalah power management dan perihal event logging. Dalam OS Root partition jugalah yang menjadi tempat berjalannya Virtualization Stack, yang bertanggung jawab secara luas terhadap fungsi-fungsi dari virtualisasi. Disisi lain, Child Parition merupakan tempat berjalannya VM diamana tempat OS guest berjalan.

Virtualization Stack dan Komponen Root Partition

Sebagaimana yang telah disebutkan, bahwa dalam root partition memiliki Virtualization Stack. Model tersebut adalah sebuah kumpulan dari komponen-komponen yang memberikan fungsi-fungsi secara menyeluruh untuk Hyper-V. Berikut diagram abstrak dari Virtualization stack:

Hyper-V Virtualization Stack

Hyper-V Virtualization Stack

Jika dijelaskan secara singkat, deskripsi masing-masing komponen tersebut adalah:

VMM Service

Mengatur kondisi VM yang sedang berjalan di Child partition(active, offline, stopped, dll), juga masalah menambah atau menghapus sebuah perangkat. Dan pada saat VM mulai di jalankan, VMM service-lah yang akan meng-create sebuah VM Working Process berikutnya.

VM worker Process

Mengatur masalah interaksi antara Parent Partition(Windows Server) dengan VM dalam Child Partition. Diantaranya adalah: create, configure, run, pasue, resume, save, restore, snapshot terhadap VM yang berkaitan. dan juga meng-handle masalah IRQs, memory, I/O port, dll.

Virtual Device

Virtual Device diatur oleh Virtual Motherboard(VMB). VMB berada dalam VM Worker Process, yang terdapat satu dari tiap VM yang ada. Virtual Device terbagi dalam 2 kategori, COre VDevs dan Plug-in VDevs.

Virtual Infrastruktur Driver

Berjalan pada kernel mode, yang menyediakan masalah pengaturan partitisi, memory, processor untuk VM yang berjalan dalam child partition. VID juga memberikan layanan bagi komponen Virtualization stack untuk berkomunikasi dengan Hypervisor.

Windows Hypervisor Interface Library

Sebuah DLL yang berada di Instance Parent partition Widows Server dan setiap guest OS yang telah dikenali
oleh Hyper-V. Komponen ini mengijinkan driver OS untuk mengakses hypervisor menggunakan standart API Windows secara langsung, dibanding dengan menggunakan hypercalls.

Tipe Operasing System Guest Hyper-V

Hyper-V Guest Operating System

Hyper-V Guest Operating System

Hyper-V mendukung berbagai macam jenis OS Guest dalam child partitions. Berikut jenis-jenisnya:

  • Hyper-V Aware Windows Operating Systems

    Adalah tipe OS Guest yang dapat mendeteksi bahwa sedang berjalan di dalam Hyper-V, dan dapat memodifikasi behavour dalam rangka untuk memaksimalkan performance OS.

  • Hyper-V Aware Non-Windows Operating Systems

    Adalah tipe OS Guest yang sama seperti tipe sebelumnya, dan juga bisa mendeteksi keberadaannya dalam lingkungan Hyper-V. Hanya saja tipe ini yang berjalan bukanlah Windows.

  • Non Hyper-V Aware Operating Systems
    Adalah tipe OS yang tidak bisa mendeteksi bahwa OS ini sedang berjalan dalam Hyper-V. Sehingga untuk mendukung OS tipe ini, maka Hyper-V menggunakan model emulation untuk menyediakan akses dari resource yang ada. Dan tentu saja overhead terhadap model ini cukup signifikan, sehingga tidak direkomendasikan.

Sumber:

– Saduran bebas dari: http://www.virtuatopia.com/index.php/An_Overview_of_the_Hyper-V_Architecture

– Source gambar: http://wikipedia.org/

  1. Jakarta Cloud Computing Meetup 09.2016
  2. Big Data dengan Google Cloud
  3. Cloud Computing dan Big Data : Sebuah Kombinasi Ideal
  4. Keynote CEO Oracle mengenai Transformasi Cloud Computing
  5. Cloud Computing sebagai Skill yang Paling Dicari di Dunia Kerja

Nashrullah Indi Abid, a student of Information System, in one of the private university in Indonesia. He has a great passion in IT field on multiple-discipline subjects. Based: Surabaya, Indonesia.

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *