Komunitas Cloud Indonesia

Menginstall Windows PowerShell untuk single sign-on

Penulis :   |   October 27, 2012

Beberapa kemampuan Windows PowerShell pada Administrasi Office 365 adalah untuk manajemen pengguna dan lisensi, keamanan, akses berdasarkan peran. Selain itu, metode-metode pada PowerShell semakin beragam berdasarkan pada feedback pelanggan. Scripting PowerShell tersedia pada Exchange Online sehingga kombinasi script PowerShell dapat berfungsi sebagai automasi alur kerja dan task sequences.

Windows PowerShell adalah shell baris perintah dan bahasa scripting yang dapat digunakan untuk mengelola organisasi. Windows PowerShell menggunakan tugas administratif yang disebut cmdlet. Masing-masing cmdlet memiliki argumen wajib dan opsional, disebut parameter, yang akan mengidentifikasi objek yang bertindak pada atau mengontrol cara cmdlet melakukan tugas ini. Untuk menjalankan cmdlet dengan tujuan menset single sign-on, Anda perlu menjalankan Windows PowerShell 2.0, dan Anda harus memiliki hak istimewa sebagai administrator pada AD FS 2.0.

Setelah Anda, sebagai administrator, telah mengaktifkan AD FS (Active Directory Federation Services) 2.0, langkah berikutnya untuk menset single sign-on adalah melakukan download, instal, dan konfigurasi Microsofot Online Services Module untuk Windows PowerShell. Untuk melakukan ini, Anda harus memiliki perangkat lunak yang diperlukan untuk Microsoft Online Services Module. Setelah Anda mengunduh dan menginstal modul, kemudian Anda akan me-run sekumpulan cmdlet yang ada pada antarmuka command-line Windows PowerShell untuk menambah atau mengkonversi domain untuk single sign-on.

Berikut ini langkah-langkah untuk menginstal PowerShell:

  • Memenuhi beberapa persyaratan untuk Microsoft Online Services Module:
  1. Operating system. Sistem operasi yang digunakan adalah Windows 7 atau Windows Server 2008 R2
  2. Microsoft .NET Framework. Untuk framework yang digunakan adalah Microsoft .NET Framework 3.51 pada Windows 7 atau Windows Server 2008 R2.
  3. Windows PowerShell 2.0 dan AD FS 2.0. Untuk menjalankan cmdlet untuk set up single sign on, Anda harus menjalankan fitur Windows PowerShell 2.0, dan Anda harus memiliki hak istimewa sebagai administrator pada server AD FS 2.0. Direkomendasikan untuk menggunakan remote access pada server AD FS 2.0 ketika akan menjalankan cmdlet dan untuk melakukan hal ini Anda harus menggunakan Windows PowerShell remoting.
  4. Semua perangkat lunak Office 365 yang telah diperbarui. Dari halaman unduh Office 365, Anda perlu melakukan instal update yang memang diperlukan. Untuk mengakses halaman download Office 365, sign in ke portal Office 365, dan di bawah Resources, klik Download. Perbaruan ini diperlukan karena fitur-fitur pada Office 365 tidak akan bekerja secara tepat tanpa versi yang sesuai dengan operating system, browser, dan software.
  • Mengunduh Microsoft Online Service Module
  • Set up dengan menambahkan atau mengkonversi domain terpercaya untuk single sign-on
  • Set up sebuah scheduled task
  • Set up sinkronisasi Active Directory kemudian verifikasi dan manage single sign-on
  1. Jakarta Cloud Computing Meetup 09.2016
  2. Big Data dengan Google Cloud
  3. Cloud Computing dan Big Data : Sebuah Kombinasi Ideal
  4. Keynote CEO Oracle mengenai Transformasi Cloud Computing
  5. Cloud Computing sebagai Skill yang Paling Dicari di Dunia Kerja

Penulis :

Elvira Siahaan, dengan nama panggilan Vira. Saya merupakan lulusan dari Universitas Ma Chung dengan jurusan Teknik Informatika dan sekarang bekerja di Zenith yang merupakan perusahaan Cloud Computing. Saat ini kesibukan saya adalah mempelajari Office 365 lebih dalam sebagai bekal saya menghadapi ujian sertifikasi. Artikel yang saya posting akan banyak mengulas tentang Office 365. Enjoy my posts and I am positively accept your likes and comments. Thanks! :)

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *