Komunitas Cloud Indonesia

Pengenalan System Center 2012 Orchestrator

Penulis :   |   July 14, 2012

Microsoft System Center 2012 memiliki beberapa applikasi pendukung cloud interface seperti Service Manager, Orchestrator, dll. Kali ini saya akan membahas mengenai System Center Orchestrator 2012.

Orchestrator adalah salah satu tools yang disediakan didalam System Center 2012 untuk melakukan managemet data center. Secara mudahnya, Orchestrator berfungsi untuk memudahkan kita dalam melakukan monitoring, membangun data center yang baru, serta mengaplikasikan data center tersebut secara otomatis.

Apa saja yang dapat dilakukan oleh Orchestrator ?

  • Custom automation

Terkadang didalam bisnis terdapat proses yang sama dan berulang yang mungkin terlihat sepele tetapi ternyata dapat menyita waktu untuk melakukan input dll. Seperti pendataan karyawan baru dimana admin system harus membuat user baru dan segala kebutuhannya. Hal lain misalnya penyatuan perusahaan, dimana system yang berjalan harus dapat disesuaikan dengan system yang baru. Hal ini tentu akan memakan waktu yang lama, resource dan price yang besar pula. Orchestrator menyediakan tools custom automation yang dikenal dengan nama runbox dimana kita dapat melakukan customisasi kebutuhan lingkungan kerja kita dengan cakupan yang sangat luas. Dengan otomatisasi ini, kita dapat melakukan monitoring, dan melakukan maintenance secara tepat dan cepat terhadap masalah-masalah yang sering muncul.

  • Cross platform integration

Sebuah data center kemungkinan tidak hanya diakses oleh satu platform yang sama, melainkan juga dapat diakses oleh platform yang berbeda. Orchestrator yang terintegrasi didalam system center telah memiliki intergration pack untuk product microsoft dan non-microsoft product. Sehingga task yang dilakukan oleh orchestrator dan juga dengan dukungan integration pack dapat mengurangi error yang tidak terduga serta meningkatkan pelayanan dengan melakukan otomatisasi pada pelayanan / kegiatan yang berkaitan dengan tools dan product perusahaan.

  • End – to – end  orchestration

Kita dapat terhubung dan membuat pekerjaan menjadi otomatis dilakukan. Sebagai contoh,  proses produksi yang terjadi pada suatu perusahaan, dimana memiliki pekerjaan dan proses yang sama dimana proses dan pekerjaan tersebut dilakukan secara berulang-ulang. Hal serupa juga terjadi didalam IT process dan kita dapat melakukan monitoring dan meningkatkan efisiensi IT process dengan menggunakan orchestrator.

  •  Extensible structure

Kita dapat melakukan aktivitas monitoring seperti menjalankan, menghentikan proses runbox serta mendapatkan report  melalui environment yang berbeda melalui web service sehingga kita dapat memiliki data yang selalu up to date dari orchestrator kita.

Arsitektur System Center 2012 Orchestrator

orchestrator arsitektur

Dari diagram diatas, terlihat bahwa inti dari orchestrator adalah database dimana database tersebut menyimpan informasi mengenai Runbooks, jobs dan logs dari setiap aktivitas runbooks yang dilakukan. Management server disini berfungsi sebagai media komunikasi runbox designer dengan databse jadi management server menjadi syarat yang mutlak. Kemudian satu atau lebih runbook sever untuk menjalankan jobs dan menyimpan informasi secara langsung ke database. Dan web service terkoneksi langsung dengan database dan diakses melalui console yang berjalan pada sebuah browser.

 pada artikel berikutnya saya akan membahas bagaimana cara kerja dari runbook dan bagaimana melakukan orchestrator deployment.

 

Reffrence : http://www.microsoft.com/systemcenter/orchestrator

  1. ACCI – Asosiasi Cloud Computing Indonesia
  2. Lowongan .NET Developer
  3. Lowongan Android Developer
  4. Lowongan Java Developer
  5. Jakarta Cloud Computing Meetup 09.2016

Penulis :

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *