Komunitas Cloud Indonesia

Penggunaan Database Add-on untuk Aplikasi di AppHarbor

Penulis :   |   September 14, 2012

Database menjadi salah satu aspek yang penting ketika membangun sebuah aplikasi. Kita biasanya menyimpan data-data dari aplikasi ke dalam database. Aplikasi-aplikasi database yang umumnya digunakan adalah SQL ServerOracle databaseMySQLPostgreSQL, dll. Aplikasi-aplikasi yang disebutkan sebelumnya merupakan aplikasi yang tergolong ke dalam Relational Database Management System (RDBMS), banyak dipakai untuk aplikasi website maupun enterprise. Namun, seiring dengan pesatnya dunia website yang membutuhkan skalabilitas dan performa, maka munculah teknologi NoSQL yang digunakan oleh aplikasi website seperti Facebook, Twitter, Foursquare, dll.

AppHarbor pun mendukung penggunaan database baik RDBMS maupun NoSQL. Kita bisa menggunakan database dengan add-on yang disediakan oleh AppHarbor. Selanjutnya saya akan memberikan tutorial mengenai penggunaan database add-on pada aplikasi di AppHarbor.

Asumsi dan Persiapan

  • Saat ini kita sudah memiliki aplikasi website sederhana yang menggunakan MySQL sebagai database-nya. Ternyata eh ternyata, si AppHarbor sudah menyediakan contoh aplikasi ASP.NET MVC menggunakan MySQL (tinggal pake doang, asyikk :D).
  • Kita buat terlebih dahulu aplikasi di AppHarbor, saya sudah membuat aplikasi AppHarbor dengan nama dbsample. Kalau kamu belum tahu caranya membuat aplikasi di AppHarbor, silakan baca tautan ini.
  • Source code repository yang digunakan adalah GitHub. Saya melakukan fork aplikasi MySQL-MVC-app yang dibuat AppHarbor (kalau ngga ngerti caranya nge-fork, buka tautan ini).

Konfigurasi add-on

Kita akan melakukan konfigurasi add-on, langkah-langkahnya sebagai berikut:

1.  Pada menu sebelah kiri dari aplikasi klik “Add-ons”

addon-menu

2. Kita akan di-redirect ke halaman yang berisi semua add-on yang bisa kita pakai. Terdapat pilihan database yang bisa kita gunakan, antara lain: SQL Server, MySQL, MongoDB, CouchDB, RavenDB, dll. Layanan MySQL sendiri (saat tulisan ini dibuat) disediakan oleh 2 provider yaitu AppHarbor dan Xeround Cloud Database. Sebagai bahan percobaan kita gunakan layanan add-on dari pihak ketiga yaitu Xeround. Cari Xeround Cloud Database lalu klik add-on tersebut.

xeround-cloud-database-addon

3.  Pada halaman detail Xeroud Cloud Database add-on, pilih yang FREE tentunya :D, lalu klik “INSTALL”.

xeround-addon-detail

Cukup mudah bukan untuk menggunakan add-on di AppHarbor, tinggal klak-klik doang :).

Note: Untuk melihat informasi login, URL dari Xeround, bisa klik “Configuration variables” di menu sebelah kiri pada aplikasi yang aktif.

Konfigurasi GitHub dan Deploy ke AppHarbor

Saya sudah menjelaskan caranya mengenai integrasi source code repository GitHub ke Appharbor. Jadi, silakan baca kembali artikel tersebut kalau kamu belum mengerti. Kalau sudah mengerti ya dicoba dong :D. Di artikel integrasi source code GitHub, saya bilang kalau build AppHarbor itu tidak otomatis, sehingga kita perlu men-trigger sebuah commit ke source code GitHub. Namun sekarang saat saya mencoba lagi ternyata bisa berjalan secara otomatis *aneh bin ajaib :)*

Berikut ini adalah tampilan dari webnya:

mysql-mvc-web

  1. Lowongan .NET Developer
  2. Lowongan Android Developer
  3. Lowongan Java Developer
  4. Jakarta Cloud Computing Meetup 09.2016
  5. Big Data dengan Google Cloud

Penulis :

Pengembara teknologi yang mencari ilmu mengenai teknologi dan menyebarkan ilmu yang sudah dipelajarinya bagi orang lain melalui blog ini. Tulisan lainnya bisa diakses di tonilab.wordpress.com

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *