Komunitas Cloud Indonesia

Skenario Membangun Aplikasi Berbasis Microsoft Azure

Penulis :   |   November 21, 2014

Microsoft Azure atau yang sebelumnya dikenal sebagai Windows Azure adalah platform aplikasi Microsoft berbasis cloud. Sebagai cloud platform, Azure menyediakan berbagai pilihan untuk menjalankan aplikasi, diantaranya adalah:

  1. Virtual Machines memberikan layanan untuk mengatur mesin virtual termasuk sistem operasi.
  2. Website menawarkan berbagai aplikasi, framework, dan template untuk membangun aplikasi web secara cepat dan fleksibel mampu memenuhi kebutuhan yang ada (scalable), serta mampu mengelola proses pengembangan, pengujian, dan operasional secara efisien.
  3. Cloud Services adalah opsi Platform-as-a-Service (PaaS) untuk membuat aplikasi sangat scalable dan mampu meminimalisir kesalahan teknis dengan fleksibilitas lebih daripada Website.

Kita dapat menggunakan teknologi ini secara terpisah atau menggabungkannya jika diperlukan untuk menciptakan arsitektur yang tepat bagi aplikasi kita. Misal, kita memiliki sebuah website dan kita ingin migrasikan ke environment Azure. Hal tersebut bisa kita lakukan dengan tiga macam skenario di atas, detailnya kita bahas dibawah ini:

Azure Virtual Machines

virtualmachinesintronew

Virtual Machines

Di dalam skenario Virtual Machine (VM), kita tinggal memilih sistem operasi yang kita inginkan, di Azure sendiri sudah tersedia beberapa template/image VM yang kita bisa pilih. Azure menawarkan berbagai stok template/images yang didalamnya sudah terdapat sistem operasi berikut konfigurasi standar, seperti: Windows Server, Linux, SQL Server, Oracle, dan banyak lagi.

Dengan Virtual Machine ini kita mempunyai kebebasan memasang aplikasi yang kita butuhkan. Misalnya, aplikasi yang kita miliki berjalan menggunakan PHP, maka kita tinggal meng-install XAMPP dan sejenisnya untuk menjalankannya. Jika aplikasi kita berjalan menggunakan ASP.NET kita dapat men-deploy-nya di local Internet Information Services (IIS).

Kita dapat melakukan konfigurasi akses aplikasi milik kita agar dapat diakses publik. Selain itu skenario ini memungkinkan kita untuk mengurangi biaya penggunaan Azure dengan mematikan VM saat tidak dibutuhkan.

 

Websites

azurewebsitesintronew

Azure Websites

Skenario Websites adalah skenario paling sederhana dan mudah dilakukan. Azure Websites mendukung berbagai jenis aplikasi web, mulai dari ASP.NET, PHP, Phyton hingga berbagai framework yang mendukungnya. Kita dapat membuat blog, CMS, e-commerce, forum dengan framework populer seperti WordPress, Joomla, OpenCart, phpBB dan banyak lagi. Apapun aplikasi web Anda, Azure Website akan mampu menjalankannya dengan baik.

Setelah membuat Azure Website, langkah selanjutnya adalah melakukan deployment aplikasi kita. Deployment dapat dilakukan berbagai cara, baik menggunakan FTP, Visual Studio (.NET environment) maupun via source control populer seperti GitHub, DropBox, Bitbucket, CodePlex, dan external repository lainnya.

Azure Website dimaksudkan untuk menjadi layanan yang berguna bagi perusahaan dan pengembang. Ini merupakan solusi cepat untuk membuat sebuah aplikasi karena sangat mudah dikelola, scalable, dan sangat aman.

Cloud Services

cloudservicesintronew

Cloud Services

Azure Website memungkinkan menciptakan berbagai jenis aplikasi web, tetapi kita tidak memiliki akses administratif di dalamnya. Misalnya, Anda tidak dapat menginstal perangkat lunak. Azure Virtual Machines memberi banyak fleksibilitas, termasuk akses administratif  untuk membangun aplikasi yang scalable, tetapi kita juga harus menangani banyak hal administratif sendiri.

Cloud Services adalah model yang ideal untuk mendukung aplikasi skala besar dan Anda memerlukan kontrol lebih besar daripada Azure Website tetapi tidak memerlukan kontrol atas sistem operasi yang mendasarinya seperti VM.

Teknologi ini dirancang untuk mendukung skalabilitas, dapat diandalkan, dan mudah secara administrasi. Ini merupakan contoh dari apa yang biasa disebut Platform as a Service (PaaS). Untuk menggunakannya, Anda membuat aplikasi menggunakan teknologi yang Anda pilih, seperti C #, Java, PHP, Python, Node.js, atau sesuatu yang lain. Kode Anda akan dieksekusi dalam mesin virtual yang dijalankan di atas sistem operasi Windows Server.

  1. ACCI – Asosiasi Cloud Computing Indonesia
  2. Lowongan .NET Developer
  3. Lowongan Android Developer
  4. Lowongan Java Developer
  5. Jakarta Cloud Computing Meetup 09.2016

Penulis :

Komentar

One thought on “Skenario Membangun Aplikasi Berbasis Microsoft Azure
  1. Gamal Defianur Mansyur

    Terimakasih atas artikel yang bermanfaat ini. Saya ingin bertanya, apakah bisa Virtual Machine yang di buat di Microsoft Azure dapat menjadi penyimpanan/storage untuk WEB ? Jadi semisal saya membuat aplikasi penyimpanan data berbasis web kemudian file-file yg di upload itu tersimpan ke komputer awan (Virtual Machine). Saya sangat berharap Cloud Indonesia dapat memberikan saya penjelasan yg detail. Terimakasih seblumnya.

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *