Komunitas Cloud Indonesia

Tips Mengkonfigurasikan Root Domain ke Alamat Host dari Layanan Cloud Computing

Penulis :   |   October 26, 2013

Untuk menggunakan layanan Cloud Computing dengan nama domain yang kita punyai, sering sekali kita diminta untuk mengkonfigurasikan domain yang kita punyai untuk di arahkan ke layanan Cloud Computing. Sebagai contoh misalnya saja kita ingin memakai layanan Azure Website yang sudah kita buat dengan nama domain: websiteku.azurewebsites.net yang ingin kita custom dengan nama domain: www.panji.com dan panji.com. Untuk konfigurasi nama domain www.panji.com yang diarahkan ke websiteku.azurewebsite.net tentu sangat mudah, kita tinggal buat CNAME record di DNS Server yang menangani domain kita, tapi bagaimana dengan root domain panji.com?

Seringkali orang akan melakukan kesalahan dengan mengkonfigurasikan root domain dengan membuat CNAME record ke alamat host dari layanan Cloud Computing. Benar, domain panji.com akan bisa mengarah ke alamat host websiteku.azurewebsites.net tapi ternyata ini kita melanggar RFC 1034, dimana kita tidak boleh mengkonfiguraskan root domain kita dengan CNAME record jika kita mempunyai layanan lain dengan nama domain yang sama, seperti quote dari RFC 1034 section 3.6.2 berikut ini:

The domain system provides such a feature using the canonical name (CNAME) RR. A CNAME RR identifies its owner name as an alias, and specifies the corresponding canonical name in the RDATA section of the RR. If a CNAME RR is present at a node, no other data should be present; this ensures that the data for a canonical name and its aliases cannot be different. This rule also insures that a cached CNAME can be used without checking with an authoritative server for other RR types.

Dan juga RFC 1912 section 2.4, seperti quote berikut ini:

A CNAME record is not allowed to coexist with any other data. In other words, if suzy.podunk.xx is an alias for sue.podunk.xx, you can’t also have an MX record for suzy.podunk.edu, or an A record, or even a TXT record.

Lalu bagaimana solusinya ketika kita ingin tetap mengkonfigurasikan root domain kita ke alamat host dari layanan Cloud Computing?

Untuk mengatasi persoalan diatas, beberapa DNS Server yang modern menggunakan ALIAS atau ANAME record, untuk ALIAS Record anda bisa mencoba layanan dari DNSimple, yang menyediakan layanan ini. Definisi dari ALIAS record ini di dnsimple saya quotekan berikut ini:

An ALIAS record is a virtual record type that we created to provide CNAME-like behavior on apex domains.
For example, if your domain is example.com and you want it to point to a host name like myapp.herokuapp.com, then you cannot use a CNAME record, but you can use an ALIAS record. The ALIAS record will automatically resolve your domain to one or more A records at resolution time and thus resolvers see your domain simply as if it had A records.

Untuk penyedia ANAME record salah satunya adalah DNSMADEEASY, dimana definisi dari ANAME record ini saya quotekan berikut ini:

Introducing ANAME records, DNS Made Easy is proud to be the first DNS provider in the world to revolutionize the way DNS zones can be configured using the ANAME record. ANAME records were designed as a solution to the limitations of the CNAME (alias) record.

Jadi, apakah konfigurasi DNS Server anda sudah benar?

  1. ACCI – Asosiasi Cloud Computing Indonesia
  2. Lowongan .NET Developer
  3. Lowongan Android Developer
  4. Lowongan Java Developer
  5. Jakarta Cloud Computing Meetup 09.2016

Penulis :


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *