Komunitas Cloud Indonesia

Virtualisasi Infrastruktur Bisnis

Penulis :   |   May 18, 2012

Infrastruktur Sistem Informasi / Teknologi Informasi (SI/TI) pada suatu organisasi/perusahaan pada saat ini berkembang menjadi sangat kompleks dan membutuhkan kecepatan eksekusi yang tinggi. Kondisi yang diharapkan adalah SI/TI dapat mempercepat pemenuhan kebutuhan bisnis suatu organisasi/perusahaan. Pekerjaan-pekerjaan rutin yang menjadi tanggung jawab departemen TI pada suatu organisasi/perusahaan sudah saatnya dialihkan kepada pihak yang lebih kompeten  melalui mekanisme outsourcing yang tepat biaya, tepat guna dan tepat sasaran. Sudah saatnya departemen SI/TI mulai fokus kepada pemenuhan layanan kepada organisasi/perusahaan, tanpa direpotkan oleh pekerjaan administratif seperti pembelian, pemasangan, instalasi, konfigurasi serta konsolidasi layanan SI/TI pada organisasi/perusahaan. Chief Information Officer (CIO) harus mengidentifikasikan bahwa tujuan pendirian departemen SI/TI adalah melayani bisnis dengan tepat, dengan handal dan dengan ketepatan biaya. Untuk mencapai layanan bisnis ideal tersebut, CIO harus mulai membangun budaya SI/TI yang berorientasikan pada layanan. Kondisi tersebut disertai dengan pertambahan sumber daya yang sesuai dengan pertumbuhan layanan bisnis organisasi dan pencapaian prestasi SI/TI ditunjukkan dengan pemenuhan perjanjian jaminan tingkat layanan (service level agreement – SLA). Solusi virtualisasi yang dimotori oleh VMware®  merupakan salah satu alternatif pemecahan masalah departemen SI/TI dalam pemenuhan kebutuhan layanan SI/TI pada organisasi/perusahaan.

Virtualisasi

Virtualisasi merupakan salah satu konsep penggunaan sumber daya SI/TI yang memungkinkan suatu organisasi/perusahaan mendapatkan nilai lebih tidak hanya dari perangkat keras komputer beserta media penyimpanan, akan tetapi dari sumber daya manusia yang diperlukan untuk menjaga sistem komputer tetap berjalan dengan baik.

Virtualisasi merupakan pendekatan sistemik untuk mengumpulkan dan menggunakan sumber daya yang dapat dibagi pakai, dengan tujuan pemenuhan kebutuhan komputasi seperti kekuatan pemrosesan, media penyimpanan, jaringan komputer dan lainnya dapat digunakan secara fleksibel dan otomatis untuk memenuhi kebutuhan bisnis yang berfluktuasi. CIO seringkali mengharapkan peningkatan kualitas layanan SI/TI, peningkatan konsistensi dan kemampuan operasional SI/TI dapat diprediksi. Konsep virtualisasi diharapkan dapat memenuhi harapan CIO sebagai faktor kunci terciptanya transformasi infrastruktur saat ini menjadi infrastruktur yang adaptif.

Infrastruktur SI/TI yang adaptif dan mengusung virtualisasi, menurut beberapa riset, salah satunya yang dilakukan oleh Forrester Consulting (Juli 2009) tentang beberapa nilai bisnis dari virtualisasi, menyatakan bahwa dapat membantu organisasi/perusahaan untuk mengurangi biaya-biaya kapital dan operasi, meningkatkan efisiensi, memperbaiki kecepatan pemenuhan layanan, menjamin keberlangsungan bisnis dan meningkatkan aspek keamanan SI/TI.

Departemen SI/TI dari suatu organisasi/perusahaan yang menerapkan virtualisasi dapat memetik beberapa keuntungan sebagai berikut :

  1. Mengoptimalkan energi financial dengan mengurangi biaya kapital dan biaya data center, untuk mendapatkan nilai lebih dari yang dibelanjakan, sebesar 60% (www.vmware.com).

  2. Mengalihkan energi sumber daya manusia SI/TI dari kondisi sebelumnya yaitu melayani kebutuhan rutin perangkat keras (pembelian, pemasangan, instalasi, konfigurasi serta konsolidasi), ke kondisi tujuan, yaitu mengendalikan bisnis dengan solusi SI/TI.

  3. Menyelamatkan energi di bumi dengan menggunakan daya listrik yang lebih kecil, energi untuk pendinginan data center yang lebih sedikit dan penggunaan tempat / area data center yang lebih kecil. Menurut riset tentang penggunaan energi pada data center, solusi virtualisasi menekan biaya yang timbul akibat ketiga aspek tersebut diatas hingga sebesar 80 % (www.vmware.com).

Perkembangan perekonomian pada saat ini telah mengubah cara manusia dalam berbisnis. Solusi SI/TI merupakan salah satu key enabler bagi organisasi/perusahaan supaya tetap dapat mengikuti perubahan cara bisnis. Secara sederhana, kecepatan perubahan cara berbisnis suatu organisasi/perusahaan memerlukan kecepatan pemenuhan solusi SI/TI. Penggunaan virtualisasi untuk aset-aset TI pada organisasi/perusahaaan seperti desktop, data center hingga cloudasset telah diyakini meningkatkan efisiensi dan kecepatan pemenuhan kebutuhan SI/TI suatu organisasi. Apabila suatu saat organisasi/perusahaan membutuhkan solusi TI dengan pemenuhan sumber daya komputasi yang cepat, maka solusi virtualisasi merupakan silver bullets (solusi tepat) yang saat ini dapat menjawab kebutuhan tersebut.

bersambung ke tulisan berikutnya…(Solusi TI yang Selalu Siap untuk Bisnis Organisasi/Perusahaan)

    Tidak ditemukan artikel yang terkait

Penulis :

Berkah I. Santoso. Menyelesaikan kuliah Magister Teknologi Informasi di Universitas Indonesia, Jakarta pada tahun 2007. Pernah bekerja sebagai Web Developer untuk salah satu konsultan TI di Depok, Jawa Barat (2004), System Administrator, IT Assistant Manager pada salah satu perusahaan pelayaran di Jakarta (2004 - 2007). Saat ini bekerja sebagai IT Lecturer pada salah satu universitas swasta di Jakarta setelah sebelumnya menjadi IT Manager pada salah satu anak usaha kelompok media terbesar di Indonesia dan IT Business Development Manager pada salah satu konsultan TI berbasis Linux dan Open Source Software (2008 - sekarang). Pada bulan Mei 2012 bergabung dengan komunitas CloudIndonesiA sebagai salah satu anggota tim penulis teknis pada Bidang Konten dan Review Artikel.

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *